Alami Error "Penyimpanan Biodata Gagal" Saat Ajukan STR? Ini Solusinya

Atasi error 'Penyimpanan Biodata Gagal' saat ajukan STR Nakes di web KKI. Solusinya mudah: pastikan ukuran file pas foto 180-190 KB. Cek selengkapnya di sini!

✍️
16 April 2026 2 min read
Alami Error "Penyimpanan Biodata Gagal" Saat Ajukan STR? Ini Solusinya
Ilustrasi: AI

Pernahkah Anda sedang dalam proses pengajuan Surat Tanda Registrasi (STR) untuk Tenaga Kesehatan di situs Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) Kementerian Kesehatan RI, lalu tiba-tiba muncul pop-up error berwarna merah marun dengan teks "Penyimpanan Biodata Gagal" seperti pada gambar berikut?

Error ini sangat umum terjadi pada "Step 1" atau Langkah 1, yaitu saat Anda mengisi Info Pribadi dan mengunggah dokumen-dokumen penting.

Banyak pengguna mengira ini adalah masalah pada server KKI/Kemenkes, terutama jika Anda melihat pesan tambahan "Silahkan coba kembali beberapa menit" pada tampilan desktop.

Namun, kabar baiknya: solusi dari masalah ini sebenarnya sangat sederhana dan sepenuhnya ada di tangan Anda. Masalah utamanya hampir selalu terletak pada file yang Anda unggah, khususnya file pas foto.

Penyebab Sebenarnya dari Error Ini

Sistem pengajuan STR memiliki aturan yang sangat ketat mengenai ukuran file dokumen yang Anda unggah. Saat error "Penyimpanan Biodata Gagal" muncul, ini adalah cara sistem memberi tahu Anda bahwa salah satu atau beberapa file tidak memenuhi parameter yang ditentukan.

Penyebab utama dari error ini adalah:

  1. File Pas Foto: Ukuran filenya tidak sesuai. Masalahnya bukan sekadar "terlalu besar," tetapi juga bisa "terlalu kecil" dan sistem menolaknya.
  2. File Ijazah & Sertifikat Kompetensi: Ukuran filenya melebihi batas maksimal.

Ketentuan Ukuran File yang Wajib Dipenuhi

Sebelum Anda mengunggah ulang, pastikan dokumen Anda memenuhi kriteria berikut:

  • File Pas Foto:
    • Maksimal: Tidak boleh lebih dari 200 KB.
    • Penting: File jangan terlalu kecil! Foto yang terlalu kecil (misalnya di bawah 100 KB) juga sering gagal disimpan. Kunci suksesnya adalah mengunggah foto dengan ukuran yang mendekati batas maksimal.
  • File Ijazah dan Sertifikat Kompetensi:
    • Maksimal: Tidak boleh lebih dari 1 MB.

Solusi Langkah-demi-Langkah yang Dijamin Berhasil

Jangan menunggu server "pulih" karena masalahnya bukan di sana. Lakukan langkah-langkah ini sekarang:

  1. Hapus Unggahan Lama: Masuk kembali ke formulir Langkah 1, pastikan semua kolom unggahan file (Foto, Ijazah, Sertifikat) dalam keadaan kosong.
  2. Optimalkan Ukuran File Pas Foto (Poin Kritis):
    • Gunakan alat image compressor atau resize picture yang Anda miliki (bisa online atau offline).
    • Sesuaikan kompresi gambar Anda. Jangan hanya mengubah resolusi.
    • Atur agar ukuran file akhir menjadi antara 180 KB hingga 190 KB. Ini adalah kisaran yang paling ideal. File tidak terlalu dekat dengan 200 KB (untuk menghindari pembulatan sistem) dan tidak terlalu kecil (seperti 20 KB) yang akan ditolak oleh sistem.
    • Pastikan latar belakang foto tetap merah, sesuai ketentuan.
  3. Pastikan File Ijazah & Sertifikat: Cek kembali ukuran file ijazah dan sertifikat kompetensi Anda. Jika ukurannya di atas 1 MB, segera kompres file PDF atau gambarnya menjadi di bawah 1 MB (misalnya 900-980 KB).
  4. Unggah Ulang dan Simpan: Setelah semua file dipastikan memiliki ukuran yang ideal, unggah kembali dokumen-dokumen tersebut di Langkah 1. Klik tombol "Simpan" atau "Lanjut".

Hasilnya, setelah Anda menyesuaikan ukuran file, khususnya pas foto ke kisaran ideal 180-190 KB, error "Penyimpanan Biodata Gagal" akan hilang, dan Anda akan dapat melanjutkan proses ke Step 2 (Info Administrasi).

Semoga panduan ini membantu kelancaran pengajuan STR Anda. Selamat mencoba!

💬

Butuh Konsultasi STR?

Jangan bingung sendiri. Konsultasikan masalah STR Baru atau Perpanjangan Anda dengan tim profesional kami. Jaminan Data 100% Aman.

Profil Jasa STR Jasa STR Baru Perpanjangan STR Tanya Jawab
Hubungi via WhatsApp